Dalam digital marketing, diperlukan strategi untuk membantu bisnis memahami perjalanan pelanggan, mulai dari menarik perhatian audiens, hingga pembelian produk atau jasa layanan. Maka dari itu, kamu juga perlu mengarahkan audiens melalui beberapa tahapan, yang disebut funnel marketing.
Funnel marketing sangat diperlukan dalam merencanakan pemasaran brand untuk jangka panjang. Dengan strategi yang tepat, funnel marketing dapat meningkatkan peluang pembelian sekaligus membuat proses pemasaran menjadi lebih terarah dan efektif.
Apa itu Funnel Marketing
Funnel marketing merupakan strategi yang digunakan untuk menggambarkan perjalanan pelanggan, mulai dari pertama kali mengenal suatu brand, hingga melakukan tindakan berupa pembelian. Konsep ini sering digambarkan seperti “corong” karena jumlah audiens akan semakin berkurang di setiap tahap. Mulai dari banyak orang yang melihat, audiens tertarik, namun hanya sebagian yang benar-benar menjadi pelanggan.
Sederhananya, funnel marketing membantu bisnis memahami bagaimana cara menarik perhatian, membangun ketertarikan, hingga mendorong keputusan pembelian melalui tahapan yang terstruktur. Melalui pemahaman alur ini, brand dapat menyesuaikan strategi konten dan pemasaran di setiap tahap agar lebih efektif untuk meningkatkan pembelian.
Tahapan Funnel Marketing
Tahapan funnel marketing terdiri dari tiga tahapan utama yang menggambarkan perjalanan pelanggan, mulai dari mengenal brand hingga melakukan pembelian. Berikut tiga tahapan funnel marketing :
1. Top of Funnel atau Awareness
Tahap ini merupakan tahapan awal untuk brand mengenalkan kepada audiens. Pada tahap ini, brand melakukan pemasaran dengan menggunakan pendekatan kepada audiens. Pemasaran dilakukan secara kreatif, inovatif, dan informatif. Cara tersebut dilakukan agar audiens mengetahui dan mengenal brand atau produk yang ditawarkan. Contoh tahapan ini adalah artikel di website, konten dengan penyampaian storytelling seperti video TikTok atau reels, iklan YouTube, podcast, dengan penyampaian soft selling, dan lain sebagainya.
2. Middle of Funnel Atau Consideration
Setelah audiens mengenal produk atau brand, audiens mulai tertarik dan mencari informasi lebih lanjut produk yang ditawarkan. Audiens akan membandingkan produk, mencari tahu detail produk, membaca review, dan mencari keunggulan yang ditawarkan. Dalam tahap ini, sebagai brand kamu memberikan informasi yang jelas, seperti kelebihan produk, testimoni, atau konten yang menjawab kebutuhan audiens atas masalah yang dialami audiens. Contoh tahap ini adalah video cara pembuatan dan detail produk, webinar, konten foto maupun video yang menampilkan perbandingan produk dan karakteristik produk, e-book, dan lain sebagainya.
3. Bottom of Funnel Atau Conversion
Conversion merupakan tahap terakhir ketika audiens memutuskan untuk melakukan tindakan, seperti membeli produk, mendaftar, atau mengisi formulir. Tahap ini berfokus untuk mendorong keputusan dengan strategi yang tepat, seperti penawaran menarik, call-to-action (CTA) yang jelas dan menarik, atau kemudahan dalam proses pembelian. Contohnya, ketika audiens yakin dengan pilihannya, lalu mereka mengklik link ke landing page atau halaman lanjutan, melihat promo yang menarik, lalu memutuskan untuk checkout. Konten di tahap ini dapat berupa promosi, seperti diskon produk, landing page atau halaman lanjut, demo produk dengan memuat ajakan free trial untuk mencoba menggunakan produk, dan lain sebagainya.
Baca juga: Jenis-Jenis Campaign Marketing dan Cara Memilihnya untuk Business Development Strategy
Manfaat Funnel Marketing untuk Digital Marketing
Menerapkan funnel marketing membantu memahami alur atau tahapan pelanggan melakukan pembelian produk pada brand. Berikut manfaat funnel marketing dalam strategi bisnis kamu:
1. Membuat Strategi Marketing Lebih Terencana
Menerapkan funnel marketing merupakan solusi supaya dapat memahami tindakan pemasaran di setiap tahap. Kamu jadi tahu kapan harus fokus menarik perhatian, memamerkan detail produk, atau meningkatkan penjualan. Sehingga, kamu dapat merencanakan membuat konten atau strategi yang tepat di setiap tahap.
2. Meningkatkan Tingkat Pembelian
Audiens secara perlahan akan lebih mudah berjalan dari awareness menuju conversion, jika tepat dalam penerapan strategi pemasaran. Sebagai pelaku yang memahami pemasaran produk, seperti pembuatan konten perlu memperhatikan cara penyampaian produk agar dapat dipahami audiens. Sehingga, peluang audiens melakukan pembelian menjadi lebih besar.
3. Memahami Perilaku Pelanggan
Funnel marketing membantu kamu melihat audiens berinteraksi dengan brand. Secara tidak langsung, kamu dapat mengetahui ketertarikan audiens dengan produk atau brand.
4. Mengoptimalkan Penggunaan Budget Marketing
Budget dalam marketing merupakan hal yang sangat diperhatikan hati-hati. Maka dari itu, dengan menerapkan funnel marketing kamu dapat mengalokasikan budget sesuai tahapan. Pengoptimalan budget membuat pengeluaran lebih terkendali dan tepat sasaran.
5. Membantu Evaluasi dan Pengembangan Strategi
Menerapkan funnel marketing juga dapat membantu kamu dalam mengevaluasi pergerakan tingkat pembelian di setiap tahap. Jika tingkat pembelian tinggi, artinya ada sesuatu yang perlu dipertahankan atau ditingkatkan. Sebaliknya, jika tingkat pembelian rendah, artinya perlu memperbaiki sesuatu di tahap sebelumnya. Dengan begitu, kamu dapat merencanakan strategi di setiap tahapan untuk jangka panjang
Untuk mengetahui evaluasi strategi marketing, kamu bisa baca artikel 4 Cara Mengevaluasi Strategi Marketing yang Wajib Dipahami Business Developer
Penutup
Funnel marketing adalah strategi dalam digital marketing yang memudahkan bisnis memahami perjalanan pelanggan dari awal hingga melakukan pembelian. Dalam setiap tahapan, mulai dari awareness, consideration, hingga conversion, kamu dapat menyusun strategi yang lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan target audiens secara efektif.
Dengan menerapkan funnel marketing dengan tepat, kamu tidak hanya menarik perhatian audiens, tetapi juga mampu membangun kepercayaan dan mendorong mereka untuk mengambil tindakan.
Agar kamu semakin memahami funnel marketing dan penerapannya, kamu bisa ikuti Professional Fullstack Digital Marketing Bootcamp di Tempatbelajar.id. Selama 3 bulan, kamu dapat belajar strategi marketing beserta optimisasi, penerapan content marketing, copywriting, penulisan SEO, ads marketing, dan masih banyak lagi yang akan kamu dapatkan. Jangan tunggu nanti, yuk ikut bootcamp sekarang!
