Switch Career ke Virtual Assistant: Cerita Arlita Setelah Layoff dari Industri Media

Switch Career ke Virtual Assistant: Cerita Arlita Setelah Layoff dari Industri Media

Perubahan industri sering kali datang tanpa peringatan. Hal inilah yang dialami oleh Arlita Kusuma Dewi, alumni Virtual Assistant Bootcamp yang berhasil melakukan switch career setelah layoff dan kini bekerja remote sebagai Virtual Assistant.

Setelah hampir satu dekade berkarier di industri broadcasting media, Arlita membuktikan bahwa kehilangan pekerjaan bukanlah akhir dari perjalanan profesional. Justru, momen tersebut menjadi awal dari karier baru yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja digital.

9 Tahun Berkarier di Industri Media dan Menghadapi Layoff

Selama kurang lebih 9 tahun, Arlita bekerja sebagai Control Room Person di industri media televisi. Di balik layar siaran berita, ia berperan penting dalam memastikan proses on air berjalan lancar, mulai dari switching kamera, memutar video berita, mengatur headline berjalan, hingga mendukung proses tapping dan streaming.

Namun, perubahan perilaku konsumsi media yang semakin bergeser ke platform digital membawa dampak besar bagi industri broadcasting. Hingga akhirnya, Arlita harus menghadapi kenyataan terkena layoff.

Alih-alih berhenti atau merasa kehilangan arah, ia justru menjadikan momen tersebut sebagai titik balik untuk menyusun strategi karier baru.

Memutuskan Switch Career ke Virtual Assistant

Setelah terkena layoff, Arlita mulai melakukan riset tentang peluang kerja digital. Ia mencari profesi yang fleksibel, memiliki prospek jangka panjang, dan bisa dijalankan secara remote. Dari proses tersebut, ia menemukan jalur karier sebagai Virtual Assistant. Profesi ini menarik perhatiannya karena memungkinkan kerja remote sebagai Virtual Assistant dengan sistem kerja yang lebih fleksibel dan berbasis skill.

Untuk mempersiapkan diri secara serius, Arlita memutuskan mengikuti Virtual Assistant Bootcamp di TempatBelajar.id. Ia ingin memahami peran VA secara menyeluruh, menguasai tools kerja yang relevan, serta membangun portofolio profesional dari nol.

Proses Belajar dan Membangun Skill dari Nol

Berasal dari latar belakang non-administrasi, Arlita memulai perjalanan sebagai calon Virtual Assistant tanpa pengalaman sebelumnya. Ia harus membagi waktu antara pekerjaan dan kelas bootcamp, bahkan mengatur ulang shift kerja agar bisa mengikuti sesi pembelajaran secara optimal.

Selama bootcamp, ia mempelajari berbagai skill penting seperti data entry, email management, bookkeeping dasar, hingga social media management. Materi yang terstruktur serta pendampingan mentor membantunya memahami alur kerja Virtual Assistant secara komprehensif.

Portofolio Arlita

Sesi mentoring one-on-one menjadi salah satu titik penting dalam perjalanannya, terutama dalam meningkatkan kepercayaan diri saat menyusun CV dan portofolio profesional.

Setelah Lulus: Resmi Bekerja sebagai Virtual Assistant

Setelah menyelesaikan bootcamp dan final project, Arlita mulai aktif melamar pekerjaan dengan portofolio yang telah disiapkan. Hasilnya, ia berhasil mendapatkan penyaluran kerja sebagai Virtual Assistant untuk CEO PT Dipdop Universe, sebuah agensi di industri kreatif.

Saat ini, Arlita bekerja secara remote dengan sistem kerja yang lebih fleksibel. Tugasnya mencakup administrasi berbasis riset, koordinasi langsung dengan pimpinan perusahaan, serta mendukung kebutuhan operasional bisnis secara digital. Perubahan ini membawa dampak besar pada kualitas hidupnya. Dari pekerjaan yang menuntut kehadiran fisik setiap hari, kini ia dapat bekerja dengan sistem yang lebih terukur dan seimbang.

Siap Mengikuti Jejak Arlita?

Cerita alumni Virtual Assistant ini menunjukkan bahwa switch career bukan hal yang mustahil, bahkan bagi mereka yang berasal dari industri yang sangat berbeda. Dengan strategi yang tepat, skill yang relevan, dan jalur belajar yang terarah, karier Virtual Assistant bisa menjadi pilihan profesional yang berkelanjutan.

Jika kamu sedang mempertimbangkan switch career atau ingin memulai kerja remote sebagai Virtual Assistant, Professional Virtual Assistant (VA) Bootcamp dan Career Accelerator Virtual Assistant Bootcamp dari TempatBelajar.id dapat menjadi langkah awal yang tepat. Program ini dirancang dengan kurikulum terstruktur, praktik berbasis real project, pendampingan mentor, serta dukungan penyusunan portofolio agar kamu siap bersaing di dunia kerja digital.

Artikel Lainnya